Thursday, 26 May 2011

Bertaqwa Kepada Allah SWT



saw bersabda yang bermaksud: "Sesungguhnya Allah mengasihi hambanya yang bersifat taqwa, kaya jiwa serta tidak menonjolkan diri (merendah diri walaupun berpangkat tinggi)". (Riwayat Muslim)
Yang dimaksudkan dengan kaya di sini ialah kaya jiwa bukan kaya harta sebagaimana yang dinyatakan dalam hadis. Tiga perkara yang apabila dilakukan oleh seseorang maka ia dikasihi oleh Allah S.W.T. ialah bertaqwa, kaya jiwa (berakhlak mulia) dan tidak menonjolkan diri.
Oleh itu setiap umat Islam hendaklah sentiasa memperbaiki dirinya dari masa ke semasa dengan menanamkan tiga sifat tersebut secara berperingkat-peringkat. Islam menyuruh umatnya supaya bertaqwa kepada Allah dan mempunyai sifat-sifat yang mulia dan berbudi bahasa, jangan bersifat sombong, ego dan sebagainya yang boleh menjatuh dan merendahkan mertabat kemuliaan manusia itu sendiri.
يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡأَنفَالِ‌ۖ قُلِ ٱلۡأَنفَالُ لِلَّهِ وَٱلرَّسُولِ‌ۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَصۡلِحُواْ ذَاتَ بَيۡنِڪُمۡ‌ۖ وَأَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥۤ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ
Mereka bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang harta rampasan perang. Katakanlah: Harta rampasan perang itu (terserah) bagi Allah dan bagi RasulNya (untuk menentukan pembahagiannya). Oleh itu, bertakwalah kamu kepada Allah dan perbaikilah keadaan perhubungan di antara kamu, serta taatlah kepada Allah dan RasulNya, jika betul kamu orang-orang yang beriman.(Surah Al-Anfal 8: Ayat ke 1)
 alt

Wednesday, 25 May 2011

Manisnya Cinta


Muslimin-muslimat sekalian,
Sudah banyak rasa kecewa menyinggahi jiwa kita.  Sudah tidak terkira kita rasa sedih apabila orang yang kita cintai membuat sesuatu yang tidak kita sukai.  Sudah acap kali kita didatangi keresahan apabila harta yang kita cintai hilang atau berubah hakmilik.  Ya, cinta kepada makhluq pasti mengundang kekecewaan.
Sekiranya cinta dan kasih diletakkan kepada ALLAH melebihi rasa cinta kita kepada makhluqNYA, nescaya kita tidak akan didatangi kecewa.  Sedih yang melanda akan segera terubat apabila cinta kepada ALLAH menguasai jiwa.  Malah, jiwa akan hidup dalam ketenangan dan kemanisan iman akan mula menyerap ke dalam jiwa.
Hadis riwayat Anas radhiAllahu 'anhu, dia berkata bahawa Nabi sallAllahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Ada tiga hal yang barang siapa mengamalkannya, maka ia dapat menemukan manisnya iman, yaitu orang yang lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya daripada yang lain, mencintai orang lain hanya karena Allah, tidak suka kembali ke dalam kekufuran (setelah Allah menyelamatkannya) sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam neraka." - [Shahih Muslim No.60]
alt